Kebiasaan Gaya Hidup Modern Yang Merusak Otak

Sejumlah pakar sains mengungkapkan bahwa di zaman sekarang yang serba digital, kesehatan otak banyak diganggu oleh gaya hidup. Otak perlahan menjadi lebih lambat dan tidak lagi cakap sebagaimana yang seharusnya. Gaya hidup modern dinilai cukup banyak berpengaruh pada kerusakan otak.

Sebelum semuanya semakin memburuk, sebaiknya mulai kenali kebiasaan sehari-hari yang dapat mempengaruhi kinerja otak. Nah kamu bisa simak di bawah ini gaya hidup modern yang dapat merusak otak. Segera hindari ya kebiasaan ini.

  • Jarang melakukan aktivitas fisik

Kegiatan fisik tidak hanya melatih tubuhmu agar fit, tetapi juga melatih otakmu. Berdasarkan studi dari Journal of Comparative Neurology, terdapat data yang menunjukkan aktivitas fisik sangat berhubungan kuat dengan permasalahan mental. Mereka yang jarang melakukan kegiatan itu berisiko lebih besar mendapat gangguan mental.

  • Terlalu sering melakukan multitasking

Kamu pasti sering mendengar multitasking itu buruk terhadap produktivitasmu. Fakta tambahan, kebiasaan itu juga mengubah susunan otak dan membuatmu menjadi kurang efektif.

Peneliti neuro mengatakan jika otak kita tidak dirancang untuk melakukan banyak hal sekaligus. Saat melakukan multitasking, ada perubahan yang sangat cepat dalam berganti tugas dan itu menurunkan kognitif.

  • Terlalu banyak menerima informasi

Informasi berlebih akan membuat otak mengalami stimulasi berlebih pula, “… dan ini merupakan iritasi besar dalam kehidupan modern,” kutipan dalam The Economist. Psikolog asal Gresham College, Glenn Wilson, mengetahui lewat risetnya, saat kamu konsentrasi terhadap satu tugas dan ada banyak email yang tidak terbaca di inbox-mu, dapat mengurangi IQ-mu hingga 10 poin.

  • Terlalu lama duduk saat bekerja

Ini adalah masalah yang paling sering dirasakan oleh pekerja kantoran. Duduk terlalu lama memang sudah diketahui mengganggu kesehatan tubuh.

Namun penelitian terbaru mendapatkan informasi bahwa isu tersebut turut menipiskan otak dalam urusan memori. Dalam jurnal penelitian 2018 tersebut, tertulis kebiasaan duduk terus menerus memungkinkan mengubah struktur otak.

  • Terlalu lama menatap layar

Interaksi sosial tatap muka sekarang tergantikan oleh dunia digital, terlebih saat pandemik ini menyerang. Padahal obrolan tatap muka sangat penting mengingat adanya impak positif kepada otak. Studi dari University of Michigan menemukan obrolan 10 menit dengan orang bisa meningkatkan memori dan kognisi.

  • Terlalu keras dan lama menggunakan headphone

Penggunaan alat untuk mendengarkan musik itu sejak lama dinilai membahayakan telinga dan menurunkan pendengaranmu. Lebih jauh, kehilangan kemampuan mendengarkan diasosiasikan dengan masalah otak, seperti Alzheimer. Disarankan para pakar untuk menjaga volume dan durasi memakai headphone.

  • Kualitas tidur tidak baik dan berkurang

Ada konsekuensi jangka waktu pendek dan lama dari kurang tidur. Riset terbaru menunjukkan kurang tidur mengecilkan ukuran otakmu. Selain itu, masalah ini juga memperlambat kamu berpikir, mengganggu memori, sulit menentukan keputusan dan penilaian, sampai susah konsentrasi. Oleh karena itu penting untuk memiliki kualitas tidur yang baik.

Nah itu beberapa kebiasaan sehari-hari yang sering dilakukan tapi ternyata dapat merusak otak. Siapa nih yang memiliki gaya hidup modern seperti itu?

sumber : idntimes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *